Skip to main content

senampeteen undangan

#postingan ini hanya sekedar opini, dan bukan bermaksud untuk hal apapun. semoga bisa dijadikan bahan acuan untuk sistem pendidikan bagi generasi berikutnya.

SEMUA ORANG PASTI MAU IKUT SNMPTN UNDANGAN
KENAPA?

ADUUH GAMPANG MAN!
lo tinggal duduk tenang, masukin nilai rapor lo yang belum tentu itu hasil LO SENDIRI, KUOTANYA GEDE, dan lo tinggal nunggu hasilnya tanggal 25 mei.
Dan pas teman-teman lo lagi berjuang untuk masuk PTN lo tinggal MELENGGANG DAFTAR ULANG KE PTN TERSEBUT. kurang enak apalagi cobak?

tapi tau ga sih lo, apa yang disebut terbuai dengan kemudahan yang diberikan Allah?

Seandainya gini.

Lo dapet kesempatan buat ikut "itu" . dengan rapor yang bukan HASIL KERJA KERAS LO SENDIRI, dengan rata-rata 90 itu.

Lo milih jurusan dengan TINGKAT KESULITAN RELATIF TINGGI, alias favorit, dan lo GA SADAR DIRI banyak yang lebih pantes dari lo diluar sana. Lo ga belajar lagi buat SNMPTN TULIS karena lo ngerasa bakalan dapet undangan. lo lupa diri, lo lupa sama yang nyiptain elo.

dan finally, 25 mei, lo buka pengumuman snmptn undangan. LO GA LULUS! selanjutnya? lo mau nyesel? mau ngejarin belajar lagi? mau nangis? UDAH TELAT MAN! snmptn tulis tanggal 12-13 juni! mau apa lo sekarang?

seharusnya bersyukur dong, dapet kesempatan LEBIH dibanding temen-temen lo, yang cuma bs berjuang di ujian tulis

ckckkc.

Ya, itulah dampak dari SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA
oke, karena ini opini, saya ingin mengutarakan dari sisi positif dan sisi negatifnya

Positifnya
1. terbayar sudah segala usaha bagi mereka yang telah bekerja keras dan jujur dalam menempuh pendidikan
2. berkurangnya saingan-saingan "sangar" di snmptn tulis
3. yang masih sekolah akan terus berusaha dapetin NILAI TINGGI


hmm kok sedikit ya? ada yang bisa berikan opini apa efek positifnya ga? :|


Negatifnya

1. Makin banyak yang nyontek karena ke sekolah itu CARI NILAI bukan CARI ILMU
2. Generasi muda makin malas, makin bobrok, ga ada usaha maksimal untuk mencapai tujuan *maksimal nyonteknya IYA!*

By the way, ini...
TUJUAN SNMPTN UNDANGAN
  1. Memberikan kesempatan kepada seluruh anak bangsa yang berprestasi akademik tinggi untuk memperoleh pendidikan tinggi.
  2. Mendapatkan calon mahasiswa baru terbaik melalui seleksi siswa yang mempunyai prestasi akademik tinggi di SMA/SMK/MA/MAK.
  3. Memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada sekolah untuk menjadi bagian pelaksana seleksi awal di tingkat sekolah.

3. Oke, CUMA PRESTASI AKADEMIK AJA? whaaats? memang yaa negara kita kan negara AKADEMIK, negara PINTER! akademik di agung2kan

contohnya nih
ga usah jauh jauh ya di sekolah gue aja

yang prestasi AKADEMIKNYA bagus, ditinggiin SELANGIT. anak pinter, anak jenius, disayang guru, di sambut dengan meriah pas dia kembali bawa piala habis lomba, guru jadi pilih kasih gitu ckckckkc .___.

yang prestasi AKADEMIKNYA ga bagus tapi NON AKADEMIKNYA bagus, ya... siapa ya?
oh si XYZ yang juara futsal itu ya? iya tuh tu anak bisanya maen bola doang ga pernah belajar! iya bu saya juga kesel sama dia. Nah si FYG ini bu juga bu. kerjanya ngedesain sama motret doang! lihat tuh nilainya ga ada apa-apanya bu. kemaren ini denger-denger kabar ya bu dia juara lomba desain dan ga ikut jam pelajaran saya waktu itu bu. aduh mau jadi apa ya dia bu? jadi tukang bikin undangan kali ya bu?

BZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZ

ya, pas anak-anak non akademis pulang ke kandang dan membawa piala seabrek, tak ada sambutan apapun. tak ada kata selamat terucap dari siapapun. YANG LEBIH PARAH LAGI GA ADA SATUPUN YANG TAU DIA IKUT LOMBA DAN MENANG! WHAT A LIFE!!!

4. calon mahasiswa dengan prestasi akademis tinggi? aduh pak yakin ya dia dapet "prestasi"nya itu dari hasilnya sendiri? ntar nyesel loh pak, nyesek kan dapat mahasiswa nilai rata2 92, tp di kampus jadi kambing doang?

5. trus dimana sangkut pautnya akademis dengan jurusan non akademis kayak seni rupa, musik, atau olahraga? -_- denger-denger kabar nih, beberapa univ. yang punya jurusan tersebut mendapatkan siswa undangan dengan keahlian di bidang tersebut 0%! waduh kasian bener itu --" makanya pak, tolong jangan samain AKADEMIS dengan NON AKADEMIS. otak kiri dan otak kanan itu beda pak. -_-

6. kesempatan dan kepercayaan kepada sekolah? untuk ngurus anak2nya? untuk NGUBAH NILAI RAPOR? NAMBAH NILAI RAPOR anak2nya? untuk bikin negara kita makin ancur? aduuh gila nih X(

i swear, ini bukan emosi sesaat gue aja krn ga bisa ikut jalur khusus itu. tapi gue mewakili orang-orang yang teraniaya lainnya, teraniaya dengan sistem. dengan generasi pencontek ini.
memang susah ya jadi orang jujur diantara orang2 yang curang. bagaikan kapas di atas air, lama2 tenggelem juga.

#tambahan dari temen gue, sang pujangga, IG
negatifnya:
banyak orang2 yg cuma berusaha kesana

pemikirannya jadi pendek, maunya yg instan

trus semua oknum bakal berusaha buat meluluskan siswanya kesana, bukti ini bisa dilihat dari nilai semester lima yg tiba2 ngelunjak

so, solusinya menurut lo apa?

hmm, sebenernya dari awal sistem pendidikan di negara ini udah salah.
banyak banget lah kalau menurut gue yang udah menempuh pendidikan hampir 12 tahun ini.

1. siswa dipaksa mempelajari hal-hal yang tidak disukainya. ex : harus belajar fisika padahal dia cuma tertarik pada biologi, harus belajar EKSAKTA padahal dia hanya tertarik pada komputer, seni, olahraga, dsb.

2. KURIKULUMNYA itu loh boook kok makin lama makin aneh aja. guru-guru gue sering cerita kalau sekolah dulu itu asik bener. kurikulumnya teratur, bikin siswa makin ngerti karena pelajarannya berkesinambungan. ini kooook .________. lompat-lompat ya?

3. siswa dikasih beban banyak banget. 14 mata pelajaran, + sekolah dari pagi sampe sore. kapan waktu siswa bermain? berkreatifitas dan berkarya? belum lagi les karena di sekolah ga ngerti -_-

4. patokan kepintaran siswa itu NILAI, bukan PROSES. asli loh ini agak gimanaa gitu. gue sebagai siswa yang aktif di kelas, yah lumayan lah. misalnya ada soal gue nunjuk, kalau presentasi gue maju, dan gue itu AKTIF. tapi... kenapa orang yang GA PERNAH AKTIF, ga pernah antusias kayak gue, tapi nilai ulangannya tinggi malah bisa juara? nyesek.

ya, itulah yang terjadi di negeri ini.
sistem, diobrak abrik untuk kepentingan pribadi / kelompok.

a wish :
ya Allah, semoga aku bisa menjadi perubah sistem tersebut ke arah yang lebih baik lagi. aamiin.

Comments

Anonymous said…
tes tes
Anonymous said…
hahahha.. tika tika.... gara2 gak bsa terkirim yang tadi.. jadi lupa mau nggomong apa.. iya deh.. banyak yang bilang undangan tu gak adil atau apalah.. kemungkinan orang yang ikut undangan tu terlalu takut untuk ngambil snmptn tulis.. makanya dya mutusin ambil undangan.. tapi kita ambil aja yang positif nya tik.. mungkin aja yang ikut2 undangan tu orang2 yang hebat.. yang pintar.. jadi dengan kata lain kita akan kekurangan pesaing di snmptn tulis.. heheheh... iya gak???.. hahahhah
hooh biarin aja pada lulus dl semua jdi pesaing kita tinggal dikit :)
Anonymous said…
hahhahhaa... iya2.. betul tik... skedar info.. khalid juga gak lulus undangan karna nilai kelas 1 sama kelas 2 bisa d katakan hancur sedikit ( tetap hancur ) ... so... lets do other plan for our future.. hehehe
wew. AYO BERJUANG DI TULIS!

Popular posts from this blog

Tech(people)logy

Tech(people)logy adalah istilah yang saya ciptakan disaat ingin membuat artikel ini. Di masa sekarang, orang sudah menganggap teknologi seperti sebuah ideologi. Maksudnya, mereka lebih mengutamakan teknologi dibandingkan hal yang lainnya. Dalam hal ini kita dapat melihat sisi positif dan negatifnya. Sisi negatif. Oke, kenapa saya memulai dari sisi negatif? Karena manusia biasanya belajar mencari kesalahan terlebih dahulu untuk memperbaiki dirinya. Ada beberapa sisi negatif attitude orang indonesia terhadap teknologi di masa sekarang, antara lain: 1. Disconnect to connect Istilah ini saya dapatkan di sebuah video iklan dari Thailand, it really touching !! See it : Berdasarkan video di atas, dapat diartikan bahwa orang-orang memutuskan hubungan di kehidupan nyatanya untuk berhubungan dengan orang-orang di dunia maya. Sadar nggak sih kalau banyak sekali orang Indonesia seperti ini dengan gadget -nya? Di saat temannya ingin cerita masalah yang berat dia malah sibuk ...

Fotografi dan Frastika Geovani

aku pernah bikin tulisan semacam ini di tahun 2011. tulisan disaat aku telah menetapkan desain sebagai tujuan aku. dan alhamdulillah telah aku jalani sekarang. meski beda jalur dari dkv ke interior. tapi sekarang aku lebih cinta interior :3 lucunya, tulisan aku waktu itu bener-bener kejadian. terutama yang ini  "di design, tugas dan ujian tidak bisa di contek" haha, kita emang ga bisa mencontek tugas dan ujian sama sekali. mau nyontek apa? disini kita dikasih 1 soal dan dosen mengharapkan seribu jawaban sedangkan di jurusan sebelah dosen memberi satu soal dan mengharapkan satu jawaban yang sama. ini yang bikin aku betah, aku senang di perkuliahan. beda banget sama sma, aku bikin rumus baru atau cara lain untuk menemukan jawaban suatu soal malah salah, padahal jawabannya benar :( aku ga suka banget sama contek-contekan. bukan hanya karena prinsip ini aku pegang sejak kecil. tapi.... siapa juga yang ga kecewa usaha dia belajar dikalahkan dengan mbah goog...