Skip to main content

Gempa 25 oktober 2010

wah gempa lagi
dan rasanya seperti berayun-ayun.
tektonik pastinya
panik
sedikit panik
lihat plurk
dapat info gempa
katanya potensi tsunami
sedikit panik
di tivi keluar peringatan tsunami
makin panik
orang lalu lalang di depan rumah ngebut-ngebut bawa-bawa tas
panikpanikpanik -.-!

dodol banget ya, udah dikasi peringatan tsunami 15 menit setelahnya baru ambil baju n barang dan menuju rumah nenek -.-
yang lain juga dodol. lama banget baru kabur


tapi alhamdulillah ga ada tsunaminya :)
makasi ya Allah :)

gempa ini mengingatkan aku akan gempa 30 september 2009
alhamdulillah gempa kali ini tidak sekeras dan sekencang waktu itu.
tapi masih trauma jika merasakan bumi bergoncang :'(

dan sedikit info tentang gempa kemaren



dengan beberapa gempa susulan..

Gempa 6,2 sr yang terakhir kerasa sampai padang, dan sangat lama. 2 menitan ada deh -,-


dan yang terbaru (dilihat dari BMKG) 5,00 sr. makin dekat sama pagai selatan, jam 02.57 dan 5,1 sr jam 03.22 menjauh dari pagai selatan

susulan terbaru, 2 biji lagi
yang 6.00 sr terjadi saat saya sholat subuh
berayun-ayun deh pas sholat -,-

semoga tidak ada gempa lagi ya Allah :( amin

Comments

Unknown said…
aku ndak kerasa gempanya -,-
kamu langang tu iya -.-
faisal [fl] said…
baru tau beberapa jam yang lalu ada gempa di Mentawai.
Tertarik tuker link?

Popular posts from this blog

Tech(people)logy

Tech(people)logy adalah istilah yang saya ciptakan disaat ingin membuat artikel ini. Di masa sekarang, orang sudah menganggap teknologi seperti sebuah ideologi. Maksudnya, mereka lebih mengutamakan teknologi dibandingkan hal yang lainnya. Dalam hal ini kita dapat melihat sisi positif dan negatifnya. Sisi negatif. Oke, kenapa saya memulai dari sisi negatif? Karena manusia biasanya belajar mencari kesalahan terlebih dahulu untuk memperbaiki dirinya. Ada beberapa sisi negatif attitude orang indonesia terhadap teknologi di masa sekarang, antara lain: 1. Disconnect to connect Istilah ini saya dapatkan di sebuah video iklan dari Thailand, it really touching !! See it : Berdasarkan video di atas, dapat diartikan bahwa orang-orang memutuskan hubungan di kehidupan nyatanya untuk berhubungan dengan orang-orang di dunia maya. Sadar nggak sih kalau banyak sekali orang Indonesia seperti ini dengan gadget -nya? Di saat temannya ingin cerita masalah yang berat dia malah sibuk ...

Fotografi dan Frastika Geovani

aku pernah bikin tulisan semacam ini di tahun 2011. tulisan disaat aku telah menetapkan desain sebagai tujuan aku. dan alhamdulillah telah aku jalani sekarang. meski beda jalur dari dkv ke interior. tapi sekarang aku lebih cinta interior :3 lucunya, tulisan aku waktu itu bener-bener kejadian. terutama yang ini  "di design, tugas dan ujian tidak bisa di contek" haha, kita emang ga bisa mencontek tugas dan ujian sama sekali. mau nyontek apa? disini kita dikasih 1 soal dan dosen mengharapkan seribu jawaban sedangkan di jurusan sebelah dosen memberi satu soal dan mengharapkan satu jawaban yang sama. ini yang bikin aku betah, aku senang di perkuliahan. beda banget sama sma, aku bikin rumus baru atau cara lain untuk menemukan jawaban suatu soal malah salah, padahal jawabannya benar :( aku ga suka banget sama contek-contekan. bukan hanya karena prinsip ini aku pegang sejak kecil. tapi.... siapa juga yang ga kecewa usaha dia belajar dikalahkan dengan mbah goog...

senampeteen undangan

#postingan ini hanya sekedar opini, dan bukan bermaksud untuk hal apapun. semoga bisa dijadikan bahan acuan untuk sistem pendidikan bagi generasi berikutnya. SEMUA ORANG PASTI MAU IKUT SNMPTN UNDANGAN KENAPA? ADUUH GAMPANG MAN! lo tinggal duduk tenang, masukin nilai rapor lo yang belum tentu itu hasil LO SENDIRI, KUOTANYA GEDE, dan lo tinggal nunggu hasilnya tanggal 25 mei. Dan pas teman-teman lo lagi berjuang untuk masuk PTN lo tinggal MELENGGANG DAFTAR ULANG KE PTN TERSEBUT. kurang enak apalagi cobak? tapi tau ga sih lo, apa yang disebut terbuai dengan kemudahan yang diberikan Allah? Seandainya gini. Lo dapet kesempatan buat ikut "itu" . dengan rapor yang bukan HASIL KERJA KERAS LO SENDIRI, dengan rata-rata 90 itu. Lo milih jurusan dengan TINGKAT KESULITAN RELATIF TINGGI, alias favorit, dan lo GA SADAR DIRI banyak yang lebih pantes dari lo diluar sana. Lo ga belajar lagi buat SNMPTN TULIS karena lo ngerasa bakalan dapet undangan. lo lupa diri, lo lupa sama yang nyiptain elo...