Oke, kali ini pengen ngebahas tentang DSLR.

DSLR adalah digital single lens reflex, apa sih kalo spesifikasi atau penjelasannya itu tanya om gugel aja deh ya :) saya bukan ahlinya.
DSLR biasa digunakan oleh para fotografer, yang telah beralih dari manual ( SLR , pake film masih jaman? ribet coooy. GO DIGITAL! ) ke digital. Penggunaan DSLR sebenarnya cukup mudah, tergantung minat sih ya. Kalau mau auto ya auto aja teruuuus, ga berkembang :D pake manual asik, bisa ngatur cahaya, nyari feel kecocokan shutter speed dengan aparture, plus iso dan kalo mau bereksperimen dengan tone bisa pake white balance. Asik deh pokoknya.
Aku mengenal kata DSLR ini udah dari smp. Sejak aku tergila-gila sama fotografi u.u
dan hal ini aku minta sama mama saat aku masuk SMA, itupun kalau lulus smansa. Saat aku lulus malah tidak terealisasikan. Aku menanti dan terus menanti... akhirnya dia datang di bulan MEI! itu untuk hadiah ultahku dan juga sebagai penghargaan karena aku lulus pasda. alhamdulillah, makasi mama papa uncu tepit muah muah :*
oh iya, DSLR yang aku punya itu nikon D3000. malu ah pemula bangeet -,- terbatas banget lah fiturnya, noisenya tinggi, kagak ada live view, cuma 10 mp, ringan banget, dan banyak kekurangan lainnya. Tapi berkat kekurangan ini aku selalu ingin belajar dan belajar, sampai bisa meraih penghormatan menjadi finalis satu2nya anak SMA pada lomba fotografi fisip unand. Alhamdulillah :)
nah, ini penampakan dslr aku, namanya si komo..
saat ini aku punya 2 lensa. lensa standar 18-55 dan tele manual 70-300 :D i really love tele muah muah, bokeh minta ampun.
oke, cukup curhat tentang si komo.
sekarang mari membahas topik yang sebenarnya,
Remaja dan DLSR
Q : kenapa milih topik ini tik?
A : menurut aku remaja sekarang banyak yang menggunakan DSLR, tapi tidak tau arah penggunaannya kemana. Terkadang hal itu cuma sebagai simbol kegaulan mereka, sesuai dengan sedikit wawancara dari beberapa orang, menurut mereka 'gaul' itu 2B 1D : BB, behel, dslr -,-
Q : kan tidak semua orang yang 2B 1D itu orang yang 'gaul' tik ?
A : iya, tapi kebanyakan begitu. Disalahgunakan. mereka menggunakan BB untuk bertransaksi gelap dan melakukan kecurangan. Mereka memakai behel disaat gigi mereka sudah rapi dan behel itu hanya merusak gigi mereka saja, sedangkan DSLR itu untuk pamer.
Q : oke, trus apa aja yang akan kamu bahas dalam topik ini tik?
A : banyak, mungkin sedikit panduan agar DSLR lambat laun juga tidak disalahgunakan oleh generasi muda kita ini (berasa tua -,-)
Q : yasudah, silahkan mulai tik
A : sip :)
DSLR sudah bukan merupakan barang langka lagi di tingkat pendidikan sekolah menengah ini.
Sudah banyak yang mempunyainya dan menggunakannya. Namun kadang hal itu hanya untuk menjadi sebuah hiasan atau kalung saja, hasil yang diambil biasa saja dan itupun banyak. Mereka hanya suka memegangnya, bangga bisa memilikinya , dan penasaran untuk memakainya.
Sekedar saran saja, DSLR bukan buat gaya! itu barang mahal. Oke kalau kalian orang kaya tinggal minta zret, dpt deh. DSLR yang biasanya dipakai remaja berkisar antara 5 jt - 10 jt per/dslrnya. Perawatannya banyak, punya limit pula. Bayangkan engkau memakai uang 5 juta dan kehilangan kegunaan DSLRnya hanya dalam waktu dua tahun akibat ShutterCount kamu habis.
Tau shutter count kan?
itu limit yang ada dalam DSLR. untuk DSLR pemula, sc nya ada 50.000
jadi sekali tekan aja udh kena 1 limit, apalagi yang hobi tekan skali banyak waduuh
NB : SC GA BISA KEMBALI DENGAN CUMA NGEHAPUS FILE FOTONYA! SC ITU PUNYA LIMIT BEYBEHHHH
slain itu dslr juga ga boleh kena air, ga boleh kebanting, lensanya ga boleh ngadep matahari secara langsung, dan banyak lagi hal lainnya.
DSLR itu juga seharusnya dimanfaatkan di jalur yang tepat.
takut lama-lama remaja malah ketagihan nude photograph , HUAAA -,-
sekali lagi, beruntunglah bagi engkau yang punya DSLR bagus, setidaknya diatas punyaku huhuhuhh dan bisa menggunakannya dengan baik dan benar.
:)
Comments
hahahahah di jakarta kan ad...
disini =________=
beli 550 d aja gapapa ad, gampang kok :)