#np : fuck the system - SOAD
Kali ini pengen ngebahas tentang sistem pendidikan Hogwarts .
Yang pasti kita bakal sekolah tiga tahun, menderita dengan title : international standarized weird school dan harus menjalani kehidupan pra-mahasiswa. Atau lebih pula menderitanya dari mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengurus skripsi.
Kehidupan di weird-school juga tidak mengenakkan. Mono.
Semua dituntut untuk mendapatkan hasil terbaik namun dengan proses yang sangat minim, pengajaran yang tidak efektif, serta kemampuan siswa yang dianggap diatas rata-rata menyebabkan ketakutan untuk berkompetisi sehingga terjadilah persaingan yang tidak sehat dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan hasil terbaik.
Para pelahap maut juga banyak mendominasi the headmaster sehingga ketidaktahuan beliau dimanfaatkan untuk memenuhi kepentingan pribadi.
Kita juga dituntut untuk mempelajari 14 mata pelajaran weird dan harus tuntas dengan nilai diatas 80.
Hey, Kita itu INDONESIA.
Negri yang baru saja 65 tahun merdeka.
Negri yang baru saja berkembang dan juga terhambat dengan kebusukan petinggi-petinggi yang hanya mengambil keuntungan dari negri ini.
Negri ini kaya, kaya dengan koruptor.
Kaya dengan orang miskin.
Kaya dengan janji-janji kosong.
Jadi jangan pernah berharap kita sama dengan 'international standarized weird school' yang sama dengan negara lainnya.
Kalau memang benar-benar ingin menjadi international school, tolong contohlah Amerika
percuma aja petinggi pendidikan di indonesia ini telah mengadakan jalan-jalan dengan label study tour untuk meningkatkan kualitas pendidikan indonesia.
Amerika, dengan sistem pendidikan yang diakui dunia.
1. Moving class yang tidak acak-acakan seperti yang ada disekolah ini
2. Pemilihan mata pelajaran sesuai minat dan bakat sehingga siswa bisa belajar dengan hati yang tulus dan ikhlas.
3. kebebasan mengeluarkan pendapat sebagai negara demokrasi.
4. sportifitas yang dijunjung tinggi.
-Hanya anak yang tertindas oleh sistem pendidikan, 2011-
Kali ini pengen ngebahas tentang sistem pendidikan Hogwarts .
Yang pasti kita bakal sekolah tiga tahun, menderita dengan title : international standarized weird school dan harus menjalani kehidupan pra-mahasiswa. Atau lebih pula menderitanya dari mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengurus skripsi.
Kehidupan di weird-school juga tidak mengenakkan. Mono.
Semua dituntut untuk mendapatkan hasil terbaik namun dengan proses yang sangat minim, pengajaran yang tidak efektif, serta kemampuan siswa yang dianggap diatas rata-rata menyebabkan ketakutan untuk berkompetisi sehingga terjadilah persaingan yang tidak sehat dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan hasil terbaik.
Para pelahap maut juga banyak mendominasi the headmaster sehingga ketidaktahuan beliau dimanfaatkan untuk memenuhi kepentingan pribadi.
Kita juga dituntut untuk mempelajari 14 mata pelajaran weird dan harus tuntas dengan nilai diatas 80.
Hey, Kita itu INDONESIA.
Negri yang baru saja 65 tahun merdeka.
Negri yang baru saja berkembang dan juga terhambat dengan kebusukan petinggi-petinggi yang hanya mengambil keuntungan dari negri ini.
Negri ini kaya, kaya dengan koruptor.
Kaya dengan orang miskin.
Kaya dengan janji-janji kosong.
Jadi jangan pernah berharap kita sama dengan 'international standarized weird school' yang sama dengan negara lainnya.
Kalau memang benar-benar ingin menjadi international school, tolong contohlah Amerika
percuma aja petinggi pendidikan di indonesia ini telah mengadakan jalan-jalan dengan label study tour untuk meningkatkan kualitas pendidikan indonesia.
Amerika, dengan sistem pendidikan yang diakui dunia.
1. Moving class yang tidak acak-acakan seperti yang ada disekolah ini
2. Pemilihan mata pelajaran sesuai minat dan bakat sehingga siswa bisa belajar dengan hati yang tulus dan ikhlas.
3. kebebasan mengeluarkan pendapat sebagai negara demokrasi.
4. sportifitas yang dijunjung tinggi.
-Hanya anak yang tertindas oleh sistem pendidikan, 2011-
Comments